Untuk Berlangganan Gratis

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

5 Trik Mengatasi Homesick

Baru seminggu jauh dari rumah kok rasanya udah kangen banget ya, kangen sama nyokap yang setia masakin masakan favorit kita, kangen sama bokap yang suka kasih uang jajan ekstra, kangen sama adik yang usil tapi ngegemesin, kangen sama si bibi yang latah abis, sampe kangen si poppy anjing kesayangan yang suka gigit-gigit sendal. Kalau udah kangen gini, pengen rasanya buru-buru pulang kerumah dan meluk mereka semua, hiks begini ya yang namanya homesick.

Homesick adalah hal wajar yang mungkin dirasakan hampir setiap mahasiswa baru yang harus tinggal jauh dari rumah. Nggak perlu juga didramatisir sih, justru homesick itu salah satu tantangan yang harus bisa kamu lawan agar kamu lebih mudah menjalani studi kamu. Berikut 5 tips cara mengalahkan homesick yang mungkin berguna buat kamu.


Lebih aktif di kampus

Lebih aktif dalam berbagai kegiatan dikampus adalah salah satu kunci agar kamu bisa mengalihkan perasaan homesick kamu sama orang-orang rumah. Carilah teman sebanyak mungkin dengan mengikuti berbagai kegiatan kampus yang sesuai dengan minat dan hobi kamu, misalnya klub fotografi, klub debat, dan sebagainya. Semakin kamu sibuk, akan semakin sedikit waktu yang kamu punya untuk merasakan homesick.

Mengajak kenalan lebih dahulu

Jangan malu untuk lebih dahulu berkenalan dengan teman-teman sekelas, teman sekosan, dan siapapun yang kamu temui. Kenalan adalah awal untuk membuka sebuah obrolan seru. Jika kamu merasa kurang pede mengajak orang yang kamu temui untuk berkenalan, kamu bisa memulainya dari orang-orang yang satu kegiatan dengan mu, dimana kamu akan sering berinteraksi dengan mereka. Bagi kamu yang tinggal di kos atau asrama, selalu biarkan pintu kamarmu dalam keadaan terbuka, sehingga kamu bisa menyapa siapapun yang lewat depan kamarmu.

Bersabar

Mungkin sebelum kamu masuk kuliah kamu berharap sesegera mungkin menemukan sahabat tempat kamu berbagi, tapi kenyataannya, mencari sahabat di tempat kuliah tidak semudah saat kita SMU dulu, bisa saja kamu baru merasa cocok dan menemukan sahabat setelah masuk semester kedua. Untuk itu bersabarlah jika hingga sebulan hingga tiga bulan kamu belum juga menemukan seorang sabahat karib. Yang pasti, tetaplah perluas pergaulanmu dan cari teman sebanyak mungkin dan nikmati masa-masa awal kuliahmu.

Utarakan perasaanmu

Jika perasaan homesick sudah tidak bisa dibendung, bahkan sampai mengganggu aktifitas kuliahmu, ada baiknya kamu utarakan perasaan tersebut dengan seseorang yang kamu percayai misalnya teman sekamar mu, bagian kemahasiswaan di kampus, dan atau bahkan menulis jurnal. Hindari membicarakan langsung dengan orang rumah, karena respon mereka kadang makin membuat kamu homesick dan ingin buru-buru pulang kerumah.

Jangan terlalu sering menelpon rumah

Memang penting menjaga hubungan dan komunikasi dengan orang rumah, namun sangat penting juga bagi kamu untuk mulai membiasakan diri dengan lingkungan dan orang baru tanpa kehadiran mereka. Dengan membatasi komunikasi dengan orang rumah atau teman-teman lama mu, maka akan memberimu kesempatan untuk mencari pergaulan baru di kampus.

Hal terpenting yang harus kamu ingat tentang homesick adalah bahwa homesick adalah perasaan normal yang dirasakan oleh hampir setiap mahasiswa baru, jadi tergantung bagaimana kamu menyingkapinya saja. Yang pasti hindari hanya meratapi diri dikamar, keluarlah, perluas pergaulanmu, dan carilah teman baru sebanyak mungkin, dan nikmati masa-masa awal kuliahmu menjadi mahasiswa baru, enjoy!.

No comments:

Post a Comment

Archive

Popular Posts

There was an error in this gadget