Untuk Berlangganan Gratis

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Mitos & Fakta Seputar Masakan

Kandungan alkohol dalam kue tidak akan hilang, namun hanya berkurang sampai sekitar 50 persen dalam kue.

Saat memasak seringkali kita menemukan berbagai masalah. Berbagai saran atau tips dari teman atau keluarga kadang-kadang juga tak menyelesaikan masalah. Soalnya, saran-saran tersebut seringkali hanya merupakan mitos. Nah, buktikan dulu beberapa mitos tersebut.

1. Sayuran hijau rebus tidak punya nutrisi
Salah. "Jika Anda merebus kacang hijau sampai berubah menjadi abu-abu, nutrisi dan vitaminnya memang akan hilang, larut dalam air," ungkap Nancy Berkoff, RD, chef, ahli gizi, dan konsultan dari Vegetarian Resource Group. Sayuran hijau yang direbus tidak kehilangan nutrisinya, terutama mineral penting seperti zat besi dan potasium, karena tidak mudah larut dalam air. "Semua sayuran, matang atau mentah, merupakan sumber serat yang baik," tambahnya. Saran yang paling baik untuk memasak sayur hijau ini adalah dengan mengukusnya agar mendapatkan tekstur yang lebih enak.

2. Kandungan alkohol akan hilang setelah di-oven
Salah. Alkohol memiliki titik didih yang lebih rendah daripada air. Itulah sebabnya mengapa orang berpikir bahwa alkohol yang dimasak atau dipanggang dengan bahan makanan lain akan menguap dan menghilang. Namun ternyata tidak. "Proses memasak alkohol dengan cara mendidihkannya akan meninggalkan sekitar 50 persen kandungan alkohol dalam makanan," ungkap Robert Wolkem, profesor bidang kimia dari University of Pittsburgh dan penulis buku What Einstein Told His Cook: Kitchen Science Explained. Persentase kandungan alkohol yang tertinggal di dalam makanan tergantung pada lama pemasakan dan faktor lain seperti ukuran panci.

3. Atasi rasa asin dengan kentang
Salah. "Ide ini menarik, tetapi sebenarnya tidak bekerja dengan baik karena kentang bukan bahan penyerap yang baik," ungkap Wolke. Untuk menghilangkan rasa asin, tambahkan sedikit cuka atau gula bisa ke dalam sup untuk memberikan rasa yang sedikit "bersaing" dengan rasa lainnya.

4. Baking soda dan baking powder tidak punya masa kadaluarsa
Salah. Baking soda bisa bertahan sampai sekitar empat tahun, sementara baking powder memiliki umur simpan sekitar setahun. Kedua jenis bahan tambahan kue ini mengandung ragi, namun baking powder mengandung asam yang memungkinkan untuk cepat bereaksi dengan kue dalam keadaan basah, dan menghasilkan karbondioksida yang membuat kue mengembang. Untuk mengetahui apakah baking powder masih bisa digunakan atau tidak, coba taruh beberapa sendok baking powder dalam segelas air. Jika terbentuk gelembung maka baking powder ini masih bisa digunakan.

Baking soda tidak memiliki kandungan asam, dan membutuhkan bantuan asam dari adonan untuk bisa mengembangkannya. Jika baking soda ini disimpan dalam lingkungan yang lembab, maka keampuhannya akan berkurang.

5. Mentega akan meleleh jika tidak disimpan dalam kulkas
Salah. Mentega tidak akan meleleh ketika tidak disimpan dalam kulkas, namun akan membuatnya kurang segar. "Dalam pembuatan mentega ditambahkan garam di dalamnya, yang akan menghambat pertumbuhan bakteri pembusukan," ungkap John Bruhn, spesialis dairy foods dari University of California. Mentega tawar bisa rusak dalam waktu seminggu, karena mengandalkan garam alami untuk memperlambat pertumbuhan bakteri pembusukan.

sumber

READ MORE - Mitos & Fakta Seputar Masakan

TELKOMSEL DIPAILITKAN: ANAK USAHA TELKOM BANGKRUT

Sabtu, 15 September 2012 | 08:21 WIB
Arif Pitoyo – Bisnis Indonesia

JAKARTA: Menteri BUMN Dahlan Iskan nampaknya harus berhentikan total dengan aksi koboi dan tebar pesonanya mengingat kondisi BUMN dan anak usahanya, seperti Telkomsel yangternyata penuh masalah.

Sutomo Paguci, seorang advokat, mengungkapkan Dahlan seharusnya fokus membenahi BUMN agar sehat dan taat hukum. "Lihatlah sekarang, PT Telkomsel dinyatakan pailit atau bangkrut oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2012)," ungkapnya di Kompasiana.

Sebagaimana diketahui, saham PT Telkomsel dimiliki oleh perusahaan BUMN PT Telkom (65%) dan Singapore Telecomunication/SingTel (35%).

Sangat mengherankan perusahaan dengan kapitalisasi sangat besar seperti PT Telkomsel bisa-bisanya dipailitkan hanya oleh sengketa Rp200-an miliar. Ini diprediksi karena buruknya kinerja direksi, terutama direksi terdahulu. "Bagaimana mungkin kontrak bisa diingkari atau dicabut sepihak," tegasnya.

Paguci mengatakan prinsip kontrak tidak bisa dicabut sepihak. Pencabutan kontrak harus dengan kesepakatan kedua belah pihak yang menandatangani kontrak, dalam hal ini PT Telkomsel dan PT Prima Jaya Informatika yang memohon pailit.

Yang terjadi, PT Telkomsel tanpa penjelasan berarti menarik diri dari kontrak, hanya ada pernyataan melalui lisan dan surat elektronik bahwa belum ada perintah lebih lanjut dari pimpinan.

Atas putusan pailit tersebut diberitakan pihak PT Telkomsel  akan mengajukan kasasi. Putusan kasasi bisa dua kemungkinan, diterima/dikabulkan atau ditolak. "Jika sampai ditolak pada tingkat kasasi maka PT Telkomsel akan makin babak belur utamanya di mata publik. Singkatnya, perusahaan publik yang gede ini tidak kualifaid," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, pada Jumat (14/9) siang, Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, memutuskan Telkomsel dalam keadaan pailit setelah permohonan PT Prima Jaya Informatika, distributor voucher isi ulang Kartu Prima, dikabulkan dengan nomor perkara 48/Pailit/2012/PN.Niaga.JKT.PST.(api)

Sumber : Bisnis Indonesia
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

READ MORE - TELKOMSEL DIPAILITKAN: ANAK USAHA TELKOM BANGKRUT

Hati-hati Terhadap Godaan Iblis!

Bacaan : 1 Tawarikh 21

Kejatuhan dalam dosa bisa terjadi saat kita sedang bergumul dengan berbagai persoalan, tetapi bisa pula terjadi saat kita berada dalam puncak keberhasilan. Berbagai keberhasilan yang telah dicapai oleh Raja Daud membuat ia kurang waspada terhadap godaan Iblis.

Raja Daud mengikuti bujukan Iblis sehingga ia memerintahkan Yoab untuk menghitung jumlah orang Israel. Yoab berusaha mencegah dilakukannya sensus tersebut, tetapi keinginan Raja Daud tidak bisa dicegah. Akibatnya, Allah memerintahkan Nabi Gat untuk menyampaikan tiga pilihan hukuman kepada Raja Daud. Daud merasa sangat menyesal dan sedih karena keputusannya melakukan sensus itu membuat Tuhan menjadi murka. Yang menarik, dalam keadaan seperti itu pun, Raja Daud tetap memilih untuk mendekat kepada Tuhan.

Dalam kitab Bilangan pasal 1, Allah memerintahkan Musa untuk mengadakan sensus. Oleh karena itu, jelaslah bahwa sensus itu bukanlah suatu dosa. Jadi, mengapa sensus yang diperintahkan oleh Raja Daud ini merupakan suatu dosa yang mendatangkan hukuman Allah? Ada kemungkinan bahwa dengan mengadakan sensus, Daud mengalihkan kebergantungannya kepada Allah menjadi kebergantungan kepada kekuatan militer. Hal itulah yang membuat Allah murka!

Dalam kekristenan, motivasi merupakan masalah penting. Suatu hal yang nampaknya benar dan baik, bila dilakukan dengan motivasi yang salah bisa menjadi suatu perbuatan yang berdosa. Sebagai contoh, kekuasaan, harta, keluarga, prestasi adalah hal-hal yang baik bila dipersembahkan bagi kemuliaan Allah, tetapi hal-hal itu menjadi dosa bila hal-hal itu membuat kita jauh dari Allah. [P]

1 Tawarikh 21:1
" Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel."
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
READ MORE - Hati-hati Terhadap Godaan Iblis!

Renungan (Kristen)

BUKTI IMAN

Yakobus 2:13-26
Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? (Yakobus 2:14)

Kita, sebagai orang kristiani yakin bahwa kita tidak bisa dilahirkan kembali atau diselamatkan oleh karena perbuatan. Kita hanya bisa diselamatkan melalui iman kepada Yesus, Tuhan dan Juru Selamat kita. Tetapi mungkin kemudian muncul pertanyaan, "Bagaimana saya bisa tahu bahwa saya atau seseorang sudah mengalami kelahiran kembali?" Adakah bukti yang dapat terlihat secara nyata?

Yakobus memberi jawaban yang tepat. Kalau kita mencoba mencari bukti dari iman seseorang, perhatikanlah perbuatannya. Apa yang diperbuat seseorang mencerminkan apa yang diyakininya sebagai kebenaran. Jika tutur lakunya sama sekali tidak mencerminkan orang yang sudah diselamatkan, imannya patut dipertanyakan (ayat 15-17). Yakobus memberi contoh tentang Abraham dan Rahab. Kita tidak bisa membaca pikiran dan hati mereka, tetapi bisa melihat bahwa mereka memercayai Allah melalui perbuatan mereka. Abraham rela mempersembahkan anaknya kepada Allah, Rahab mempertaruhkan nyawa untuk menyembunyikan mata-mata umat Allah (ayat 21, 25).

Adalah wajar kalau kita sendiri atau seseorang meragukan iman kita karena menemukan tindakan kita yang tidak menunjukkan buah pertobatan. Kalau kita secara konsisten berkanjang dalam dosa dan tidak merasa resah dengan ketidaktaatan kita, maka kita perlu waspada. Bandingkanlah bagaimana tutur laku dan kebiasaan-kebiasaan kita sebelum dan sesudah menerima Kristus. Perbuatan-perbuatan apa saja yang menunjukkan bahwa kita telah diselamatkan dan diubahkan oleh kasih karunia Kristus? --BWA

HANYA OLEH KARENA IMAN SESEORANG DAPAT DISELAMATKAN.
HANYA MELALUI KETAATAN KEPADA ALLAH IMAN SESEORANG DAPAT DIBUKTIKAN.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
READ MORE - Renungan (Kristen)
Bisnis 100% Tanpa Modal

Archive

Popular Posts