Untuk Berlangganan Gratis

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

9 Film Hollywood paling kontroversial

Ketika seorang produser ingin membuat film, tujuannya utamanya tentu saja agar film tersebut laku dijual dan dapat memenuhi serta meluberi pundi-pundi uangnya. Namun entah karena penggarapan yang kurang bagus atau karena hal yang lain, tak sedikit yang justru jeblok di pasaran. Namun demikian, ada sejumlah film yang penggarapan serta temanya menjadi kontroversi, namun tetap laku di pasaran, bahkan meraih penghargaan. Inilah 9 di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Da Vinci Code - 2006
http://hermawayne.blogspot.com
Di antara 9 film Hollywood paling kontroversial, inilah film yang paling kontroversial, karena film yang diangkat dari novel karya Dan Brown yang juga kontroversial, Da Vinci Code, membuat marah umat Nasrani di seluruh dunia sehingga syuting dan launchingnya saja didemo. Film ini bertutur tentang pembunuhan terhadap seorang orator museum yang akhirnya mengungkap suatu misteri yang tak bisa diterima umat Nasrani, yakni bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus, dan Yesus punya keturunan. Padahal selama ini umat Kristen meyakini kalau Maria Magdalena tak lebih dari seorang pelacur.

2. A Clockwork Orange - 1971
http://hermawayne.blogspot.com
Karya sutradara Stanley Kubrick ini diangkat dari novel berjudul sama karya Anthony Burgess. Film yang dibintangi Malcolm McDowell dan Patrick Magee ini bercerita tentang Geng Remaja yang hobby melakukan aksi kriminal seperti penganiayaan dan pemerkosaan. Secara tema, film ini menarik, namun penggarapannya mendapatkan kritikan dan kecaman karena adegan-adegan yang ditampilkan dianggap tak layak tayang. Bahkan sutradara film ini sempat diteror akan dibunuh oleh seseorang yang identitasnya hingga kini tak terungkap. Namun demikian, film ini masuk nominasi Oscar, meski The French Connection lah yang berhasil menggondol penghargaan bergengsi di industri perfilman di Hollywood itu.

3. Basic Insting - 1992
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang disutradarai Paul Verhoeven ini bercerita tentang seorang detektif yang menyelidiki kasus pembunuhan dengan pemecah es. Film yang dibintangi Michael Douglas dan Sharon Stone ini sukses besar, namun menuai kritik dan kecaman karena film thriller psikologi ini tak hanya mengumbar adegan seks secara vulgar, tapi juga karena kaum gay dan lesbian menganggap, penggambaran tokoh utamanya yang biseksual, dianggap terlalu berlebihan, terutama penggambarannya pada opening film.

4. The Exorcist - 1971
http://hermawayne.blogspot.com
Film horor yang diangkat dari novel karya William Peter Blatty dengan judul yang sama ini dianggap sebagai film horor terbaik sepanjang masa di Hollywood. Namun film tentang gadis kecil yang kerasukan setan ini dikecam habis karena mengumbar dialog yang dianggap kelewat batas. Pasalnya, di antara dialog-dialog tersebut terdapat kata-kata vulgar yang tak layak diucapkan seorang anak, belum lazim digunakan masyarakat Amerika kala itu, dan ada juga kata-kata yang menghujat serta menghina Tuhan dan agama.

5. Aladin - 1992
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang disutradarai Ron Clements dan John Musker, serta diangkat dari dongeng klasik Timur Tengah ini menjadi kontroversi karena ada dialog yang dianggap terlalu mendiskreditnya bangsa Arab. Pasalnya, dalam film itu terdapat dialog yang bunyinya demikian; “orang Arab akan memotong telinga Anda, jika mereka tidak seperti wajah Anda." Kecaman antara lain datang dari The American-Arab AntiDiscrimination Committee (Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab). Akhirnya film ini dirilis ulang setelah dialog tersebut diubah.

6. Brokeback Mountain - 2005
http://hermawayne.blogspot.com
Film yang dibesut sutradara asal China ini, Ang Lee, berhasil menyabet piala Oscar, namun sempat dikritik habis karena meruntuhkan stigma tentang cowboy yang macho dan jantan. Pasalnya, film ini bercerita tentang 2 cowboy homo yang jelas saja jauh dari jantan. Apalagi karena adegan seks kedua tokohnya disajikan cukup vulgar. Selain itu, ketika film dirilis, di Amerika sedang hangat-hangatnya isu persamaan hak untuk kaum gay/lesbian yang pembahasannya hingga di parlemen.

7. JFK - 1991
http://hermawayne.blogspot.com
Film besutan sutradara Oliver Stone ini bercerita tentang pembunuhan Presiden Amerika John F Kennedy. Film ini sukses di pasaran, namun sempat menuai kontroversi, bahkan dicekal pemerintah Amerika karena plotnya dianggap sarat kebohongan. Seperti kita ketahui, hingga kini kasus pembunuhan JFK memang masih misteri dan belum terungkap tuntas, meski pelakunya, Lee Harvey Oswald, telah diadili.

8. Cannibal Holocaust - 1980
http://hermawayne.blogspot.com
Film Karya Ruggero Deodato bercerita tentang 4 mahasiswa yang ingin membuat film dokumenter tentang suku kanibal di Amazon. Begitu film ini diputar perdana di Milan, pengadilan setempat langsung menyitanya, sementara Deodato, sang produser, dijebloskan ke penjara karena pihak berwenang yakin film itu bukan rekaan, dan kematian para tokoh di film tersebut sungguhan. Untung saja para aktor pemeran itu kemudian muncul di TV dan menjelaskan kalau yang tergambar di film itu hanya rekayasa. Mereka adalah aktor-aktor amatiran yang tidak dikenal, dan bersedia diberi honor rendah.

9. Calligula - 1979
http://hermawayne.blogspot.com
Film karya karya Tinto Brass ini bercerita tentang Calligula, kaisar Romawi yang kontroversial. Namun begitu film ini dilaunching, film ini juga menuai kontroversi karena penggarapan film ini sangat vulgar sehingga dikategorikan film XXX alias film porno. Akibatnya, meski biaya pembuatan film ini merupakan yang terbesar dalam sejarah perfilman Hollywood kala itu, namun film ini juga merupakan film yang paling rugi dalam sejarah Hollywood hingga saat ini karena tak bisa tayang bebas di bioskop-bioskop.

Sumber: kaskus.us
READ MORE - 9 Film Hollywood paling kontroversial

Kue-kue yang seksi

READ MORE - Kue-kue yang seksi

10 Catatan Sejarah Paling Kelam dari Dunia Tinju Professional

Tinju Profesional dikenal sebagai "Sweet Science", tetapi dengan adanya korupsi, kolusi, kecurangan, ancaman kekerasan yang melatar belakanginya, dan lahirnya badan baru MMA, telah mengancam eksistensi olahraga tinju professional dunia

Pertandingan Besar masih menghasilkan keuntungan yang besar, kadang jumlahnya sangat mencolok perbedaannya dan inilah 10 peristiwa yang telah memberi kontribusi pada kehancuran olahraga tinju.

10. James Butler

Butler adalah seorang pejuang muda yang sangat menjanjikan dari New York City, dikenal dengan julukan "Harlem Hammer".

Pada bulan November 2001, James Butler bertanding melawan Richard "The Alien" Grant. Pertarungan ini merupakan acara amal untuk korban yang selamat dari serangan 11 September.

Setelah kalah oleh keputusan dengan suara bulat, Butler berjalan ke tengah ring untuk mengucap selamat pada Grant.

Grant bereaksi dengan meregangkan tangannya dalam gerakan untuk merangkul.Sebaliknya, Butler (yang sudah menanggalkan sarung tinjunya) melemparkan pukulan kuat ke wajah Grant.

Richard Grant menderita banyak luka wajah termasuk rahang patah, lidah sobek dan beberapa jahitan.Butler, pada gilirannya, ditangkap dan dihukum karena penyerangan, dan dipenjara atas serangan itu.

Sayangnya, cerita tidak berakhir di situ. James Butler melanjutkan karir setelah kejadian ini, tapi tidak pernah bisa menduplikasi kesuksesan sebelumnya.

Pada bulan Oktober tahun 2004, Butler ditangkap dan didakwa atas pembunuhan Sam Kellerman, saudara dari analis Tinju dari HBO Max Kellerman, dengan palu, dan kemudian membakar mayatnya di perapian. Butler mengaku bersalah pada tahun 2006, dan dijatuhi hukuman 29 tahun penjara.

9. Kerusuhan di Madison Square Garden
Petinju kelahiran Polandia, Andrew Golota masuk ring pada 11 Juli 1996, dengan catatan 27-0 yang luar biasa dan di puncak superstardom.Yang ia harus lakukan adalah bisa melewati mantan juara Heavyweight 38-1 tak terkalahkan , Riddick Bowe. Golota menanggapi dengan kinerja brilian.

Dengan gaya Polandianya dia berkali-kali meninju sang mantan juara ronde demi ronde, sampai sang lawan nyaris tunduk. Dia juga unggul dalam nilai dan tampaknya mendekati menang KO atas lawannya.

Di ronde ke-7, perjuangan mulai berubah sangat aneh. Golota (untuk alasan yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri) memulai untuk terang-terangan dan berulang kali meninju Bowe di bawah garis sabuk. Golota diperingatkan beberapa kali dan pemotongan poin bahkan dia terima, tetapi pelanggaran terus dia lanjutkan.

Setelah beberapa pukulan rendah yang lebih mencolok terlihat, wasit terpaksa mendiskualifikasi dia. Dari sudut, Riddick Bowe menanggapi dengan terburu-buru masuk ring dan dengan kejam menyerang Golota dan timnya.

Hal ini segera memicu kerusuhan rasial yang lebih besar, oleh para penonton. Pihak keamanan MSG tidak dilengkapi untuk menangani perkelahian besar dan harus menunggu polisi kerusuhan New York datang. Personil official tinju personil dan polisi terluka dalam insiden memalukan dan aneh ini.

8. Hanya Terjadi di Amerika
Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba sepak bola profesional. Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba bisbol. Tapi siapapun dapat menjadi Promotor perkelahian, bahkan pembunuh yang pernah dihukum karena membunuh operator dari Cleveland.

Pada tahun 1974, Don King secara besar-besaran mempromosikan pertarungan tinju profesional pertamanya dan ternyata menjadi terkenal karena menampilkan Ali vs Foreman "Rumble in the Jungle" di Zaire.

Mega-event ini langsung mengubah king menjadi promotor utama dalam tinju selama 30 tahun ke depan.
Namun, sayangnya sang pemain utama ini suka bermain kotor; banyak eksploitasi dari King yang disembunyikan.

Dia telah melakukan penipuan demi penipuan di setiap dan hampir semua petinju muda yang dijanjikan untuk bergabung dengan sasananya.

Don king telah diindikasikan terlibat dalam: pembunuhan, penyuapan, pencurian, taruhan, pelanggaran kontrak, dan pemerasan yang dibantu mafia. Larry Holmes pernah berkata, "Don King merubah gaya rambutnya seperti itu agar dia dapat menyembunyikan tanduknya".

7. Sonny Liston dan Mafia Sony
Dengan semua account, Liston memiliki masa kecil yang menyedihkan. Sangat miskin dan banyak mengalami pelecehan fisik, Liston meninggalkan rumah pada usia muda dan berpartisipasi dalam banyak kejahatan dengan kekerasan.

Saat dipenjara, keterampilan tinju dia dapatkan dan segera setelah dibebaskan, ia mulai menghancurkan string lawan dalam perjalanan demi gelar Heavyweight.

Kecakapan luar biasa Liston menarik perhatian beberapa asosiasi termasuk mafia, Frankie Carbo dan "Blinky" Palermo. Pada saat Sonny Liston berjuang melawan Cassius Clay muda pada tanggal 25 Mei 1965, banyak pers sudah menduga bahwa Liston dikontrol oleh mafia.

Ia tetap berpartisipasi dalam salah satu perbaikan paling jelas dalam sejarah olahraga. Di babak pertama, Liston melakukan diving dan membiarkan dirinya untuk dipukul oleh pukulan Clay (Ali) yang terkenal dengan "pukulan siluman". Dalam slow motion menunjukkan kombinasi cepat yang tampaknya meleset, atau hanya menyerempet Liston.

Kebetulan, pertarungan pertama mereka juga berakhir kontroversial ketika Liston menolak untuk keluar dari sudutnya pada ronde ke 7, dia mengklaim cedera bahu. Sonny Liston akhirnya mati 5 tahun kemudian, dalam keadaan dan situasi yang sangat mencurigakan.

6. Korupsi Richard Steele
Sebuah peristiwa yang sangat langka terjadi pada tanggal 17 Maret 1990. Pada malam ini dua juara tak terkalahkan, baik di kelas berat dan dalam pertandingan utama mereka, berjuang satu sama lain.

Julio Cesar Chavez yang mempunyai rekor pertandingan 68 kali menang dan tidak pernah kalah (dipromotori oleh Don King) bertemu peraih medali emas Olimpiade tak terkalahkan, dan juara kelas menengah, Meldrick Taylor.

Chavez adalah favorit juara tapi Taylor yang mendominasi pertarungan dari bel pembukaan. Pada akhir ronde kecepatan Taylor mulai berkurang namun ia masih memimpin dalam perolehan nilai termasuk di ronde terakhir.

Beberapa saat sebelum akhir pertandingan, Chavez mencetak knockdown tapi Taylor bangkit berdiri dengan cepat.pertandingan terus terjadi, Taylor akan tetap dimenangkan dengan keputusan suara bulat, tapi itu tidak terjadi.

Wasit pertarungan, Richard Steele, menghentikan pertandingan saat waktu tersisa 2 detik di ronde terakhir, dan memberi kemenangan kepada Chavez.

Terjadilah protes langsung dari pihak Taylor, tapi Nevada State Athletic Commission (badan yang integritasnya sering dipertanyakan) bersikeras dengan keputusan akhir ini.

Karir dan kesehatan Taylor selanjutnya hancur dan dicuri, hal ini menjadi ritual yang disukai petinju Don King, yang hobi menodai sportifitas olahraga Tinju.

5 Skandal Internasional Boxing Federation (IBF)
IBF adalah badan tinju utama yang berbasis di New Jersey. Masing-masing badan tinju mempunyai juara dari versinya. Juara hanya diperbolehkan untuk melawan petinju peringkat di atas 15. Peringkat komite menentukan siapa yang mendapatkan peringkat.

Ketua komite penentu Peringkat memiliki keputusan terakhir dan terkenal dengan korupsinya. Pada bulan November 1999, Presiden IBF Bob Lee Sr didakwa dan dihukum atas tuduhan banyak pemerasan.

Lee bersekongkol dengan ketua peringkat lainnya, C. Douglass Beavers, untuk rig sistem peringkat dengan mendukung petinju yang promotornya berani membayar suap pada mereka lebih besar.

Duo ini secara rutin menghasilkan ratusan ribu dolar dari orang seperti Don King dan Cedric Kushner, sebagai imbalan atas penggelembungan peringkat pertarungan mereka. Promotor yang tidak membayar tidak mendapatkan gelar.

Hasilnya adalah sebuah sistem yang benar-benar korup yang tidak berdasarkan prestasi. Inilah salah satu sisi gelap olahraga tinju.

4. Tinju bukan berasal dari jaman keemasan
James D. Norris adalah orang yang sangat kaya dan sangat kuat pada pertengahan abad ke-20. Ia memiliki banyak perusahaan dan sangat terlibat di dunia olahraga, termasuk memiliki waralaba Nasional Hockey League, memiliki kepentingan besar di Madison Square Garden dan pacuan kuda. Jim Norris juga individu yang sangat buruk dan dikenal luas bergaul dengan penjahat.

Sebagai presiden dari International Boxing Club, Norris memiliki monopoli virtual pada pertandingan kejuaraan, karena kontrak yang menguntungkan itu IBC harus disiarkan di televisi nasional.

Jim Norris secara pribadi bertanggung jawab untuk memperbaiki berbagai bukti, termasuk Harry Thomas vs Max Schmeling pada tahun 1937, dan Jake LaMotta vs Billy Fox pada tahun 1946. Korupsinya secara nyata tidak mengenal batas.

Selain pengaturan pertandingan dia juga tidak resmi mengelola banyak petinju (yang biasanya bertentangan dengan keinginan mereka) dan membujuk mereka untuk menyewa rekan-rekannya sebagai penasihat.

3. Olympiade Seoul, Korea - 1988
Banyak orang ingat Roy Jones Jr muda dirampok medali emas Olimpiade nya oleh hakim korup, tetapi hanya sedikit yang ingat dengan kejadian yang lebih buruk yang mendahuluinya.

Keith Walker dari Selandia Baru, official pertarungan kelas bantam antara Byun Jong Il dari Korea Selatan dan Alexander Hristov dari Bulgaria. Pertarungan ini adalah penuh kebusukan dan Walker harus berulang kali menghukum Jong untuk menyeruduk kepala.

Pada akhir pertarungan, Hristov diumumkan sebagai pemenangnya tapi ini hanya membuat marah tuan rumah pendukung Jong.

Sejumlah offisial tinju dari Korea Selatan dan pelatih menyerbu ke ring dan dengan kejam menyerang wasit Keith Walker dengan pukulan, tendangan, botol dan bahkan kursi. Walker ketakutan dan nyaris tidak bisa lolos dari cedera serius dan langsung menuju ke bandara dan mengambil pesawat pertama kembali ke New Zealand.

Membuat malu dan mempermalukan, Presiden Federasi Tinju Korea dan Presiden Komite Olimpiade Korea, kedua-duanya mengundurkan diri setelah insiden menyedihkan ini.

2. Actions of Panama Lewis
Pada masanya, Carlos "Panama" Lewis adalah seorang pelatih kelas dunia, namun di sisi lain, karakternya sama sekali tidak kelas dunia.

Meskipun sudah berada di bawah awan kecurigaan karena diduga memberikan para petinju nya air yang dibubuhi stimulan ilegal dan untuk perjudian pada pertarungan yang melibatkan dia dalam tindakan kotor ini, Panama Lewis mengarang sebuah rencana jahat untuk petinjuya, Luis Resto.

Pada tahun 1983, Resto tak lebih dari seorang petarung amatir pekerja harian, dan baru menjadi lawan profesional ketika ia melawan juara tak terkalahkan Billy Collins Jr bintang baru, pada 16 Juni 1983

Mengetahui lawan Resto yang jauh di atasnya, Panama sang pelatihnya mengeluarkan busa dari sarung tangan dan menambahkan pemberat ilegal pada sarung tinjunya. Luis Resto melanjutkan dengan menyiksa lawannya yang tidak curiga selama 10 ronde.

Setelah dinyatakan sebagai pemenang, Resto mendekati sudut Collins. Ayah Collins, yang sempat mencurigai kekuatan baru Resto, menyentuh tangan Resto dan segera memberitahu para offisial.

Sarung tangan tinju itu disita oleh state Athletic Commission dan keduanya dimasukkan dalam tuduhan. Panama Lewis dan Luis Resto secara permanen dicabut izin usahanya dan diberi hukuman penjara.

Sayangnya, Billy Collins Jr tidak akan bertarung lagi, karirnya yang pernah menjanjikan hancur oleh luka yang ia terima. Collins Jr mati kurang dari satu tahun kemudian, diputuskan karena bunuh diri meskipun banyak kecurigaan

1. Kematian Duk Koo Kim
Seorang superstar di Korea Selatan, Kim telah naik sampai ke peringkat satu petinju kelas ringan dan mencoba meraih gelar juara dunia melawan Ray "Boom Boom" Mancini, pada tanggal 13 November 1982.

Pertarungan itu sangat brutal, khususnya untuk Kim, yang telah mulai terjatuh di ronde akhir setelah menerima begitu banyak pukulan yang luar biasa dari sang juara.

Pada bagian awal ronde 14, Mancini memukul Kim dengan tangan kanan yang menyebabkan dia terhempas menuju tali ring dan lalu menghantamkan kepalanya di kanvas.

Kim berhasil bangkit, tetapi perkelahian itu dihentikan oleh wasit. Beberapa menit kemudian Duk Koo Kim jatuh dan mengalami koma, dibawa keluar dari ring dan langsung ke rumah sakit.

Tragisnya, bintang tinju Korea ini meninggal 4 hari kemudian dari trauma otak parah. Dari ratusan korban ring tinju yang pernah dicatat, kematian Kim adalah salah satu yang paling menyedihkan.

Lawan Kim, Ray Mancini, tidak akan pernah lagi menjadi petarung kaliber yang sama, dan secara luas mengumumkan bahwa ia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian Kim.

Ibu Kim melakukan bunuh diri tiga bulan setelah kematian anaknya dengan minum sebotol pestisida.Wasit pertarungan, Richard Green, dirundung oleh rasa bersalah, juga melakukan bunuh diri tidak lama setelah kematian kim.

sumber
READ MORE - 10 Catatan Sejarah Paling Kelam dari Dunia Tinju Professional

Gokil, Rumah di Atas Becak

READ MORE - Gokil, Rumah di Atas Becak
Bisnis 100% Tanpa Modal

Archive

Popular Posts